Kulit digolongkan menjadi tujuh jenis, yaitu: kulit
normal, berminyak, berminyak sensitive (sensitive oily skin), kombinasi (campuran), kering, kering
sensitive dan kulit gersang (yuswati, 1996), yaitu:
a.
Kulit
Normal
Kulit jenis ini merupakan kulit yang
sehat dimana kelenjar lemak memproduksi minyak tidak berlebihan, sehingga tidak
menimbulkan penyumbatan pada pori-pori kulit. Tanda-tanda kulit normal antara
lain : kulit lembut, halus, segar, bercahaya, sehat, pori- pori tidak
kelihatan, tonus (daya kenyal) kulit bagus. Kulit normal biasanya dijumpai pada
anak-anak sampai menjelang remaja.
b.
Kulit
Berminyak
Kulit berminyak disebabkan oleh sekresi
kelenjar sebasea yang berlebihan. Ciri- ciri kulit berminyak adalah kulit
kelihatan basah dan mengkilat, pori-pori jelas terlihat, sering terdapat
jerawat atau acne, kulit terlihat pudar dan kusam. Kulit berminyak umumnya
terdapat pada usia remaja dan dewasa.
c.
Kulit
Berminyak Sensitive (sensitive
oily skin)
Kulit jenis ini tanda-tandanya sama
dengan kulit berminyak hanya terdapat pembuluh darah yang melebar dan rusak,
sehingga terlihat garis-garis atau guratan- guratan merah disekitar hidung dan
pipi. Penyebab kulit berminyak sensitive adalah kelenjar lemak sangat berlebihan
dalam memproduksi lemak sehingga kadang berkomedo dan bereaksi cepat terhadap
panas, dingin dan iritasi.
d.
Kulit
Kombinasi (Campuran)
Kulit kombinasi merupakan gabungan lebih
dari satu jenis kulit seperti kulit kering dan berminyak. Tanda-tandanya kulit
kelihatan mengkilat pada bagian tengah muka, di sekitar hidung, pipi dan dagu.
Kulit jenis ini umumnya terdapat pada usia dewasa.
e.
Kulit
Kering
Kulit kering sering terdapat pada orang
dewasa dan orang-orang yang telah lanjut usianya. Penyebabnya adalah akibat ketidakseimbangan
sekresi sebum. Ciri-ciri kulit kering antara lain: bagian tengah muka normal,
disekitar pipi dan dahi kering, tidak lembab dan tidak berminyak, halus, tipis
dan rapuh. Kulit kering cepat menjadi tua karena kelenjar lemak tidak berfungsi
dengan baik.
f.
Kulit
Kering Sensitive
Jenis kulit ini sama dengan kulit kering
hanya terdapat pembuluh darah yang melebar disekitar hidung dan pipi sehingga
timbul garis-garis atau guratan didaerah tersebut.
g.
Kulit
gersang ( Dehydrated Skin)
Kulit gersang adalah kulit yang sangat
kering. Penyebabnya zat cair atau pelembab didalam kulit sangat terbatas.
Umumnya terdapat pada usia remaja, dewasa ataupun usia lanjut.
Berdasarkan perbedaan
genetik yang penting dalam hal kemampuan merespon terhadap radiasi ultraviolet
(UV), maka kulit terbagi atas tipe-tipe tertentu (james, 2009), yaitu:
a. Tipe I : selalu
terbakar, tak pernah menjadi coklat
b. Tipe II : mudah
terbakar, jarang menjadi coklat
c.
Tipe
III : kadang-kadang
terbakar, mudah menjadi coklat
d. Tipe IV : tidak pernah terbakar,
mudah menjadi coklat
e. Tipe V : secara genetik
coklat ( India atau Mongoloid)
f.
Tipe VI : secara genetik hitam (Kongoid dan Negroid)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar